Yayasan Pondok Pesantren Darul Falah Ki Ageng Mbodo berdiri pada Minggu Kliwon 21 Agustus 2005 M/ 14 Rajab 1426 H, dan dikukuhkan secara notaris sejak tanggal 27 September 2008. Yayasan yang terletak di Dsn. Sendangsari Ds. Tambirejo Kec. Toroh Kab. Grobogan Jawa Tengah ini dirintis oleh Gus Mbodo, atau panggilan akrab dari Abah Kiai Muhammad Gufron Mulyadi yakni Kiai pendiri sekaligus pengasuh Pondok Pesantren termuda di Jawa Tengah. Sistem Pendidikan ‘’Pondok Mbodo’’mengacu pada sistem Salafiyyah, yaitu sistem pendidikan tertua di Nusantara. Sistem Salafiyyah ini antara lain adalah system Sorogan Qur’an, Mukhafadhoh / hafalan, Madrasah diniyyah, Dan memaknai kitab. Berdirinya Yayasan ini didasarkan atas keinginan untuk mengembangkan ajaran agama Islam yang berbasis Ahlussunnah Wal Jama’ah dalam setiap sendi kehidupan, baik dalam dunia Pendidikan, sosial, dakwah, dan lain sebagainya.

Untuk mewujudkan keingina ntersebut, maka didirikanlah beberapa Lembaga Pendidikan formal dan non formal. Diantaranya adalah SMP Islam Al Hawi, SMK Islam Al Hawi, Madrasah Diniyah, dan Jurusan Pesantren. Selain dibidang Pendidikan, Yayasan juga bergerak dibidang sosial dan dakwah serta kesehatan. Kegiatan sosial dan dakwah meliputi majlis dzikir “NKRI”, KoinSurga, dan Tari Sufi Laskar Cinta, sedangkan kegiatan dibidang kesehatan berupa pengobatan nabawi, ilmu hikmah, ruqyah, bekam, dan minuman herbal/ jamu.

Sebagai sarana untuk menyalurkan kegiatan Yayasan dalam bidang kesehatan, didirikanlah Taman Suwuk Nusantara yang masih berada dalam lingkup pesantren. Taman Suwuk Nusantara sendiri merupakan tempat wisata edukasi tanaman obat, tosanaji/ benda – benda bertuah peninggalan nenek moyang, dan tempat teraphy.